Flight Update

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

06 Sep 2026, 10:25 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, Banten, mengalami penutupan sementara pada Minggu, 6 September 2026, setelah terdeteksi adanya sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area bandara. Berdasarkan NOTAM, operasional bandara yang awalnya dihentikan pada pukul 01.30–05.30 WIB kemudian diperpanjang hingga 09.30 WIB. 

Mengapa Bandara Soekarno-Hatta Ditutup?

Abu vulkanik dapat menjadi ancaman serius bagi penerbangan. Partikel abu yang masuk ke mesin pesawat dapat mengganggu kinerja mesin, sementara sebarannya di udara juga dapat mengurangi jarak pandang dan memengaruhi keselamatan navigasi penerbangan.

Karena itu, otoritas penerbangan memilih menghentikan sementara operasional di Bandara Soekarno-Hatta hingga kondisi dinilai aman.

Hasil paper test Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05–06.35 WIB juga masih menunjukkan indikasi adanya sebaran abu vulkanik di area bandara. 

Puluhan hingga Ratusan Penerbangan Terdampak

Penutupan tersebut memberikan dampak terhadap penerbangan domestik maupun internasional.

Data yang dilaporkan hingga periode penutupan menunjukkan sekitar 209 pergerakan penerbangan terdampak dengan sekitar 22.798 penumpang ikut terdampak. Penerbangan internasional mengalami pembatalan, penundaan, dan penjadwalan ulang, sementara sejumlah penerbangan domestik juga mengalami perubahan operasional. 

Dampak tersebut tidak hanya terjadi pada penerbangan yang berangkat dari Soekarno-Hatta. Penutupan bandara juga dapat memengaruhi rotasi pesawat, jadwal penerbangan berikutnya, serta ketersediaan armada maskapai.

Bagaimana Kondisi Penerbangan Setelah Bandara Dibuka?

Berakhirnya periode penutupan tidak berarti seluruh jadwal penerbangan langsung kembali normal.

Maskapai tetap perlu melakukan penyesuaian akibat penerbangan yang sebelumnya tertunda atau dibatalkan. Oleh karena itu, calon penumpang sebaiknya tidak hanya melihat jadwal awal pada tiket, tetapi melakukan pengecekan ulang melalui kanal resmi maskapai.

Otoritas juga menyampaikan bahwa keputusan operasional akan disesuaikan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan. 

Tips untuk Penumpang yang Akan Terbang dari Soetta

Jika Anda memiliki penerbangan dari atau menuju Bandara Soekarno-Hatta hari ini, beberapa hal yang sebaiknya dilakukan:

  • Cek status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
  • Pantau aplikasi, website, atau kanal resmi maskapai.
  • Jangan langsung berangkat ke bandara apabila penerbangan masih berstatus ditunda atau dibatalkan.
  • Jika penerbangan dijadwalkan ulang, perhatikan waktu keberangkatan terbaru.
  • Simpan e-ticket dan seluruh informasi reservasi.
  • Untuk penerbangan lanjutan (connecting flight), segera hubungi maskapai atau agen perjalanan apabila jadwal berubah.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan penerbangan di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kondisi sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin. Karena itu, informasi mengenai operasional bandara maupun penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu.

Bagi traveler, jangan hanya mengandalkan jadwal yang tertera pada tiket. Pastikan selalu melakukan pengecekan terbaru sebelum menuju bandara.

✈️ Butuh Bantuan Perjalanan?

Jika penerbangan Anda terdampak penundaan, pembatalan, atau perubahan jadwal, Garfiri Tour & Travel siap membantu memberikan informasi dan solusi perjalanan Anda.

🌐 www.garfiritravel.com

Travel smarter. Travel comfortably.